Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Kabar gembira....
bagi rekan -rekan... sdr/sdri...Ibu...dan Bapak...
yang ingin memperoleh tenaga dalam tanpa bersusah payah......
ini pilihan yang sesuai...
Inti tenaga dalam disini tidak seperti pernapasan biasa, yang sesekali
dipakai kita harus latihan lagi ( olah nafas ).
Ilmu tenaga dalam program cepat ini kalau digunakan tidak akan hilang
selama-lamanya,setelah dipergunakan akan terisi kembali.
yang mana meliputi :
Keselamatan.
Pengobatan.
- Kesehatan.
- Ketabiban.
Proses pengisian hanya memakan waktu ± 15 menit.
Olah nafas dengan gerakan dan metode bernafas tertentu : terutama dengan
meniru cara bernafas bayi (pernafasan perut - semakin tua seseorang maka
akan cenderung bernafas menggunakan dada !) akan menghasilkan penyerapan
oksigen dan sirkulasi darah yang lebih sempurna. Efek berikutnya adalah
menciptakan keteraturan nafas dan detak jantung, ditambah dengan
konsentrasi pikiran dan gerakan tertentu yang memberi tekanan pada daerah
sekitar pusar (solar plexus) akan menyebabkan fungsi2 syaraf dan energi
bio-kimia-listrik tubuh yang selama ini 'tidak terpakai' menjadi terangsang
(orang persilatan bilang 'dibangkitkan rasa-nya', ahli chi kung bilang 'chi
dialirkan', 'mbah bilang distroom' dan 'dukun bilang diisi'. Energi
'terpendam' inilah yang disebut dengan tenaga dalam dan setiap orang
memilikinya, bila latihan pernafasan dilanjutkan dan konsentrasi
ditingkatkan sehingga mampu menguasai alam bawah sadarnya, maka energi
tersebut dapat dimanfaatkan dan dikendalikan misalnya untuk :
1. Pengobatan, di Filipina dan Amerika banyak pendeta gereja memanfaatkan
meditasi pernafasan dengan kombinasi konsentrasi tertentu untuk mengobati
jemaatnya. Mereka menyebutnya dengan 'penyembuhan tenaga prana', di
Indonesia SANGAT BANYAK praktek demikian dan umumnya dikaitkan dengan
KLENIK dan ditumpangi macam2 mantera maupun lelaku tertentu (puasa mutih
dsb.). tenaga dalam dapat disalurkan ke tubuh pasien untuk membantu sel2
pertahanan tubuh penderita yang sakit agar lebih aktif melawan penyakit
(virus, bakteri) yang dideritanya atau memperkuat organ2 yang diserang
penyakit.
2. Membentengi diri dari serangan orang jahat, energi bio-kimia-listrik
yang terpendam ini sebenarnya seringkali muncul secara tidak sengaja dalam
bentuk gerakan refleks ketika kondisi kita terjepit, kepepet, tidak sadar
atau dalam bahaya. Misalnya orang yang sedang stress, tidak sadar, meracau
(kadang2 sering disebut kesurupan) tiba2 bisa memiliki kekuatan luar biasa
sehingga diperlukan banyak orang untuk melumpuhkannya. Atau orang yang
kepepet dikeroyok massa, tiba2 bisa melompati pagar tinggi atau menjatuhkan
seluruh pengeroyoknya (Dalam hal ini saya mengalami dan menyaksikan sendiri
!). Ini hanya beberapa contoh ...
Dengan cara tertentu tenaga dalam dapat dipakai sebagai benteng atau
dipasang sebagai pagar disekitar tubuh kita, tubuh orang lain atau benda2.
Untuk memahaminya anda harus berpikir bahwa tenaga dalam adalah energi
murni (potensial) yang bisa dibentuk apa saja : panas, dingin, gerakan
dsb., bisa bersifat lembut, keras, mengalir atau menarik dsb. sehingga
dengan cara penguasaan tertentu energi ini dapat kita tempatkan,
ditinggalkan, diarahkan atau dikirimkan dengan maksud2 tertentu. Contohnya :
3. Sebagai pagar diri : orang marah umumnya membawa energi panas dan
menyerang identik dengan sifat keras. Artinya bila ada orang jahat
menyerang kita maka dia akan membawa energi panas yang bersifat keras, nah
tenaga dalam yang dipasang disekitar tubuh kita telah disetting untuk
mendeteksi sifat2 energi panas-keras (serangan orang jahat) yang menuju ke
arah kita dan memberikan perlawanan. Energi pagar ini biasanya bersifat
dingin (untuk meredam energi panas) dan kenyal / lembut (untuk menetralisir
sifat keras) dan biasanya masih ditambah lapis kedua energi yang bersifat
menolak apabila menerima rangsangan serangan sehingga penyerang bisa
terlempar jatuh atau minimal serangannya meleset walaupun kita tidak
melakukan gerakan ataupun tindakan apapun !
Pada serangan senjata tajam / tumpul maka pagar energi (tenaga dalam)
disekitar kita harus diset untuk mampu mendeteksi gerakan dan sifat2
senjata (bukan hanya sifat keras-seperti pukulan tangan kosong) namun juga
sifat2 berat dan tajam. Demikian juga dengan kebal api, kebal dingin dsb..
Bagaimana dengan kebal peluru ? Wujudnya sama saja, materi energi
menyelimuti tubuh namun dengan lapisan yang lebih tebal, lebih padat
(penuh) dan memiliki intensitas yang tinggi baik itu dari segi kekuatan,
kerapatan maupun kecepatan. Mengapa kecepatan ? Energi yang dipakai untuk
kekebalan terhadap peluru harus bergerak dinamis, bergetar dan mempunyai
kecepatan gerak yang minimal sama atau lebih tinggi (mbah bilang
frekuensinya harus sama atau lebih tinggi biar bisa nyambung) dari peluru !
Getaran yang tepat akan melumpuhkan / menyebar energi kinetik peluru
(seperti air meredam energi kinetik batu yang jatuh ke kolam dengan
gelombang air) dan kerapatan energi (intensitas) diperlukan karena bentuk
peluru sangat kecil dan cepat.
Membutuhkan waktu yang lama untuk melatih kepekaan daya konsentrasi (rasa)
melalui olah pernafasan sehingga mampu menguasai dan 'membentuk' energi
murni dalam tubuh manusia sesuai yang diinginkan ! Pendeta2 Dalai Lama di
Tibet melakoni meditasi Yoga misalnya, atau pendeta2 Hindu di India atau
Jawara2 Banten. Bahkan mereka mampu melakukan hal2 yang tidak masuk akal
seperti duduk diatas paku, terbang melayang, melewati bara api, kebal
tusukan benda tajam dan pukulan benda tumpul dsb.
4. Isian pada benda2, tenaga dalam yang sudah dibentuk dengan sifat2
tertentu dapat disalurkan, ditempatkan, ditinggalkan, diarahkan,
dipancarkan atau dikirimkan : pendeknya diperlakukan sesuka hati siempunya.
Seberapa besar energi yang diberikan bahkan bisa diatur sampai kapan waktu
yang diperlukan / dikehendaki 1 hari, 1 tahun atau bahkan ribuan tahun
(ingat energi adalah abadi dan tidak dapat dimusnahkan kecuali berubah
bentuk). Praktek2 'pengisian' seperti inilah yang disebut pengisian benda2
bertuah, susuk, jimat, sikep, guna2, santet, tenung dsb.
Prinsipnya sama saja seperti 'pagar diri' tadi hanya saja tenaga dalamnya
bukan 'produksi dalam negeri' alias dikasih oleh mbah dukun atau eyang guru
dengan perantaraan jimat, sikep, stroom, kontak dsb. Maka bila barang2 yang
bisa berupa keris, cincin, kalung, ikat pinggang atau apa saja bahkan
sebiji batu kerikil nggak dibawa maka anda akan 'tembus' dipukuli atau
ditusuk orang.
Santet / tenung / guna2 / susuk pun juga demikian caranya, hanya metodenya
dibalik. Kalo jimat esensinya adalah sebuah benda berisi tenaga dalam maka
santet maupun susuk sebaliknya, tenaga dalam berisi benda dan dimasukkan ke
tubuh seseorang. Bila anda rajin nonton film StarTrek dengan mesin
transfernya maka hal ini tampak wajar saja.
Mula2 materi didalam yang sudah 'dibungkus' tenaga dalam, molekulnya diubah
menjadi energi murni oleh tenaga dalam tersebut sehingga keduanya sama2
berbentuk energi, kemudian oleh sang dukun dikendalikan, diarahkan dan
dikirimkan ke 'alamat yang dituju'. Setelah sampai di alamat (perut anda
misalnya) maka bungkusan dibuka dan molekul barang dikembalikan ke bentuk
materi aslinya : misalnya paku berkarat, nah saat itu muleslah anda
seketika, perut kembung dan dokter terbelalak kaget begitu melihat hasil
rontgen 'onderdil' anda hehehe.
Cara lebih sadis apabila materi dikembalikan ke bentuk asal namun energi
pembawa (carrier) tidak diambil alias ditinggalkan untuk menutupi 'jati
diri' barang titipan tsb. akibatnya peralatan paling canggih sejagat
sekalipun nggak mampu mendeteksinya sedangkan para dokter ahli sudah angkat
tangan dengan penyakit 'kembung' yang anda derita.
Hal ini setali tiga uang dengan bila anda melihat atraksi di TV dimana
orang yang ditutup matanya mampu melempar pisau tanpa meleset, jadi penjaga
gawang, bersepeda bahkan membaca ! Very easy, karena tenaga dalam yang
sudah dilatih sedemikian rupa dapat dibentuk / diwujudkan sebagai radar
pendeteksi : peka terhadap warna, gerakan, benda2, suara dsb. pendeknya
anda praktis seperti kelelawar tak bermata tapi tak pernah hilang arah,
nubruk atau salah alamat masuk rumah tetangga ! Ini yang sering disebut
sebagai indera keenam ...
5. Sebagai seni bela diri. Bila anda menguasai silat, kungfu, karate,
kempo, taekwondo, aikido dsb. maka jurus2 anda akan sangat mematikan bila
dibarengi dengan penyaluran tenaga dalam. Bahkan gerakan bisa menjadi lebih
efektif, kuat dan akurat. Tenaga dalam juga bisa difungsikan sebagai
senjata jarak jauh maupun 'tipuan' kepada lawan.
6. Isu lainnya seputar tenaga dalam adalah aura tubuh atau pancaran sinar
tubuh manusia. Manusia selain memiliki tenaga dalam tersembunyi juga
memiliki pancaran energi disekeliling tubuh yang dihasilkan oleh aktifitas
sel dan emosi. Bentuknya adalah suatu energi statis yang bersifat pasif
dan berbeda dengan tenaga dalam yang dinamis dan bisa 'dibikin aktif'.
Aura adalah energi yang muncul karena adanya aktifitas sel2 dipermukaan
tubuh dan sifatnya berubah2 sesuai dengan aktifitas emosi, syaraf dan
kegiatan (impuls2 neuron) otak. Bila tubuh sedang sehat aura akan terpancar
kuat, intensitasnya tinggi dan berwarna terang (aktifitas aura ini bisa
dibuktikan secara kimiawi - foto dan memang memiliki sifat2 warna)
sebaliknya bila tubuh lemah aura akan menjadi redup dan melemah
intensitasnya. Pada orang mati auranya akan hilang dan berwarna gelap
karena aktifitas selnya berhenti.
Bila anda telah berlatih intens tenaga dalam atau konsentrasi 'kepekaan
rasa' serta memasang terus menerus 'radar' yang anda miliki dan melakukan
pelacakan pancaran energi manusia (aura tubuh) maka dengan mudah anda akan
dapat mengenali berbagai macam ekspresi emosi. Bagaimana tipe pancaran,
intensitas, kepekatan aura orang yang sedang marah, sedih, kasmaran,
tertarik / nafsu pada suatu hal, berbohong, bergembira, putus asa dsb.
serta menemukan apa penyebab rangsangan emosi itu.
Setiap orang tentunya berbeda tergantung kepekaan masing2 ada yang
bergembira kala melihat suatu benda ada yang justru sedih. Ada yang jatuh
cinta pada orang periang namun ada pula yang benci. Lebih jauh lagi anda
akan dapat melihat seseorang akan terpikat, tertarik, jatuh cinta atau
bahkan membenci orang yang memancarkan sifat2 aura
tertentu, atau benda2 yang memancarkan sifat2 energi tertentu.
Misalnya cowok A tertarik pada cewek B karena cewek B memancarkan aura yang
bersifat lembut, berwarna terang dan memancarkan energi bersifat dingin.
Sedang Bapak C sangat menyukai benda2 yang memancarkan energi panas dan
bersifat keras. NAH INILAH KUNCINYA.
Bila anda sudah memahami hal ini maka anda boleh cepat2 buka praktek
sebagai dukun pengasihan, pemikat, pelaris dagangan dsb. Seorang dukun
penglarisan biasanya akan menanyakan : barang apa yang dijual (untuk
identifikasi sifat2 asli benda, energi yang dipancarkannya), bagaimana
orangnya (identifikasi sifat2 pribadi dan energi yang dipancarkan pedagang
tsb.).
Selanjutnya dukun akan memberikan jimat yang berisi energi yang memberi
pengaruh menarik perhatian orang kebanyakan dalam radius tertentu. Sehingga
gelar dagangan si penjual seolah2 selalu laris karena banyak pengunjungnya.
Setelah orang berkumpul menonton 'etalase' kemudian jimat kedua beraksi,
jimat ini berisi energi yang mampu menarik / merangsang aktifitas aura /
emosi 'ingin memiliki' sehingga orang disekitar tempat tersebut seolah2
ingin membeli / memiliki barang dagangan tsb. tanpa disadarinya bahkan
sesampai di rumah atau dalam perjalanan bisa jadi berubah menyesalinya !
Dukun yang meramal nasib, pekerjaan (konsultan karir) akan menanyakan : apa
jenis pekerjaan yang diinginkan (identifikasi tipe2 pancaran aura dan
energi yang menyertai kebanyakan orang yang bekerja pada bidang tertentu,
pedagang misalnya punya pancaran aura positif, hangat dan menarik). Bila si
pasien ingin berdagang namun ternyata dirinya memancarkan aura dan energi
yang rata2 (umumnya) orang cenderung tidak menyukai (pancaran negatif,
galak, sinis, mudah curiga dsb.) maka sang dukun akan menyarankan si pasien
untuk mengurungkan niatnya dan memberikan alternatif pekerjaan baru yang
lebih sesuai : SATPAM hahahaha
Setali tiga uang dengan dukun guna2, pemikat dan pengasihan. Anda ditinggal
pacar misalnya, maka diminta untuk membawa foto sang kekasih (foto biasapun
bila diamati secara cermat oleh mata yang terlatih akan terlihat auranya
walau tidak begitu jelas), benda2 yang dimiliki (untuk menjelaskan -
identifikasi sifat2 energi yang disenangi pemiliknya) bahkan rambut atau
kukunya (sangat jelas, rambut dan kuku memiliki sel hidup yang tentunya
membawa aktifitas aura yang sama / identik dengan si empunya). Kalo melihat
bahwa diri anda memancarkan aura dan energi yang karakternya tidak disukai
oleh sang pacar maka terpaksa dukun akan memberi jimat yang berisi energi
yang minimal menetralisir tipe pancaran anda kemudian memalsukan /
kamuflase dengan pancaran yang sesuai dan disenangi oleh pacar anda.
Cara lain mungkin anda disuruh mandi dengan air kembang yang dijampi2
(isinya energi yang sama seperti di jimat) sehingga diharapkan energi dari
si mbah dukun dapat 'meresap' ke dalam sel2 anda melalui permukaan kulit
atau disatukan melalui metabolisme tubuh lewat jamu atau minuman 'racikan
si embah'. Minuman dan racikan serupa juga harus anda berikan 'sembunyi2'
kepada mantan pacar anda. Maka ketika 'mantan pacar' bertemu kembali,
menelan makanan / minuman yang sudah dicampur dijampi2, tahu2 langsung
terpikat kembali, klenger, jatuh cintrong mendadak dan tergila2 pada anda.
Tapi ingat metode 'penyertaan' kedalam metabolisme tubuh sehingga menyatu
di sel2 melalui makanan / minuman memiliki umur yang terbatas. Seperti
diketahui sel2 anda atau pacar anda setiap periode tertentu mengalami
pergantian secara alamiah, yang rusak diganti baru ... nah seiring dengan
waktu 'jampi2 si mbah' ikutan larut dong diekskresikan lewat keringat, air
seni dsb. (namanya juga metabolisme). Maka lunturlah guna2 tsb. dan anda
perlu kembali ke mbah dukun untuk memperbaharui 'cinta' sang pacar. Hehehe
maka terjadilah ketergantungan pasar terhadap produsen, makin untunglah si
embah dukun hahahaha
SATU HAL YANG SANGAT JELAS :
Untuk menguasai satu 'trik' saja seperti 'radar' pendeteksi benda2 atau
'mengisi' benda2 apalagi mempelajari psikologi orang lewat identifikasi
pancaran aura dan energi (tenaga dalam) seseorang diperlukan waktu yang
sangat lama, intensitas latihan yang tinggi dan periodik serta bakat : ada
banyak orang yang tingkat konsentrasinya rendah dan hanya sedikit saja yang
punya tingkat konsentrasi tinggi sehingga bisa mencapai penguasaan terhadap
alam bawah sadar-ini yang dimaksud sebagai bakat !
POKOKNYA : Untuk menjadi 'SAKTI' anda perlu ketekunan, keseriusan, bakat
dan KEBERUNTUNGAN. Sama halnya dengan bidang2 lain yang umum di dunia ini.
Inilah keadilan Tuhan : MANUSIA ITU SERBA TERBATAS !
(bersambung)
---------------------------------
Manusia tempat salah, Allah tempat berlindung, mencari kebenaran, memohon
pertolongan dan ampunan. Sesungguhnya Allah Maha Pemberi Petunjuk pada
orang2 yang berusaha. Subhanallah ...
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Kabar gembira....
bagi rekan -rekan... sdr/sdri...Ibu...dan Bapak...
yang ingin memperoleh tenaga dalam tanpa bersusah payah......
ini pilihan yang sesuai...
Inti tenaga dalam disini tidak seperti pernapasan biasa, yang sesekali
dipakai kita harus latihan lagi ( olah nafas ).
Ilmu tenaga dalam program cepat ini kalau digunakan tidak akan hilang
selama-lamanya,setelah dipergunakan akan terisi kembali.
yang mana meliputi :
Keselamatan.
Pengobatan.
- Kesehatan.
- Ketabiban.
Proses pengisian hanya memakan waktu ± 15 menit.
Olah nafas dengan gerakan dan metode bernafas tertentu : terutama dengan
meniru cara bernafas bayi (pernafasan perut - semakin tua seseorang maka
akan cenderung bernafas menggunakan dada !) akan menghasilkan penyerapan
oksigen dan sirkulasi darah yang lebih sempurna. Efek berikutnya adalah
menciptakan keteraturan nafas dan detak jantung, ditambah dengan
konsentrasi pikiran dan gerakan tertentu yang memberi tekanan pada daerah
sekitar pusar (solar plexus) akan menyebabkan fungsi2 syaraf dan energi
bio-kimia-listrik tubuh yang selama ini 'tidak terpakai' menjadi terangsang
(orang persilatan bilang 'dibangkitkan rasa-nya', ahli chi kung bilang 'chi
dialirkan', 'mbah bilang distroom' dan 'dukun bilang diisi'. Energi
'terpendam' inilah yang disebut dengan tenaga dalam dan setiap orang
memilikinya, bila latihan pernafasan dilanjutkan dan konsentrasi
ditingkatkan sehingga mampu menguasai alam bawah sadarnya, maka energi
tersebut dapat dimanfaatkan dan dikendalikan misalnya untuk :
1. Pengobatan, di Filipina dan Amerika banyak pendeta gereja memanfaatkan
meditasi pernafasan dengan kombinasi konsentrasi tertentu untuk mengobati
jemaatnya. Mereka menyebutnya dengan 'penyembuhan tenaga prana', di
Indonesia SANGAT BANYAK praktek demikian dan umumnya dikaitkan dengan
KLENIK dan ditumpangi macam2 mantera maupun lelaku tertentu (puasa mutih
dsb.). tenaga dalam dapat disalurkan ke tubuh pasien untuk membantu sel2
pertahanan tubuh penderita yang sakit agar lebih aktif melawan penyakit
(virus, bakteri) yang dideritanya atau memperkuat organ2 yang diserang
penyakit.
2. Membentengi diri dari serangan orang jahat, energi bio-kimia-listrik
yang terpendam ini sebenarnya seringkali muncul secara tidak sengaja dalam
bentuk gerakan refleks ketika kondisi kita terjepit, kepepet, tidak sadar
atau dalam bahaya. Misalnya orang yang sedang stress, tidak sadar, meracau
(kadang2 sering disebut kesurupan) tiba2 bisa memiliki kekuatan luar biasa
sehingga diperlukan banyak orang untuk melumpuhkannya. Atau orang yang
kepepet dikeroyok massa, tiba2 bisa melompati pagar tinggi atau menjatuhkan
seluruh pengeroyoknya (Dalam hal ini saya mengalami dan menyaksikan sendiri
!). Ini hanya beberapa contoh ...
Dengan cara tertentu tenaga dalam dapat dipakai sebagai benteng atau
dipasang sebagai pagar disekitar tubuh kita, tubuh orang lain atau benda2.
Untuk memahaminya anda harus berpikir bahwa tenaga dalam adalah energi
murni (potensial) yang bisa dibentuk apa saja : panas, dingin, gerakan
dsb., bisa bersifat lembut, keras, mengalir atau menarik dsb. sehingga
dengan cara penguasaan tertentu energi ini dapat kita tempatkan,
ditinggalkan, diarahkan atau dikirimkan dengan maksud2 tertentu. Contohnya :
3. Sebagai pagar diri : orang marah umumnya membawa energi panas dan
menyerang identik dengan sifat keras. Artinya bila ada orang jahat
menyerang kita maka dia akan membawa energi panas yang bersifat keras, nah
tenaga dalam yang dipasang disekitar tubuh kita telah disetting untuk
mendeteksi sifat2 energi panas-keras (serangan orang jahat) yang menuju ke
arah kita dan memberikan perlawanan. Energi pagar ini biasanya bersifat
dingin (untuk meredam energi panas) dan kenyal / lembut (untuk menetralisir
sifat keras) dan biasanya masih ditambah lapis kedua energi yang bersifat
menolak apabila menerima rangsangan serangan sehingga penyerang bisa
terlempar jatuh atau minimal serangannya meleset walaupun kita tidak
melakukan gerakan ataupun tindakan apapun !
Pada serangan senjata tajam / tumpul maka pagar energi (tenaga dalam)
disekitar kita harus diset untuk mampu mendeteksi gerakan dan sifat2
senjata (bukan hanya sifat keras-seperti pukulan tangan kosong) namun juga
sifat2 berat dan tajam. Demikian juga dengan kebal api, kebal dingin dsb..
Bagaimana dengan kebal peluru ? Wujudnya sama saja, materi energi
menyelimuti tubuh namun dengan lapisan yang lebih tebal, lebih padat
(penuh) dan memiliki intensitas yang tinggi baik itu dari segi kekuatan,
kerapatan maupun kecepatan. Mengapa kecepatan ? Energi yang dipakai untuk
kekebalan terhadap peluru harus bergerak dinamis, bergetar dan mempunyai
kecepatan gerak yang minimal sama atau lebih tinggi (mbah bilang
frekuensinya harus sama atau lebih tinggi biar bisa nyambung) dari peluru !
Getaran yang tepat akan melumpuhkan / menyebar energi kinetik peluru
(seperti air meredam energi kinetik batu yang jatuh ke kolam dengan
gelombang air) dan kerapatan energi (intensitas) diperlukan karena bentuk
peluru sangat kecil dan cepat.
Membutuhkan waktu yang lama untuk melatih kepekaan daya konsentrasi (rasa)
melalui olah pernafasan sehingga mampu menguasai dan 'membentuk' energi
murni dalam tubuh manusia sesuai yang diinginkan ! Pendeta2 Dalai Lama di
Tibet melakoni meditasi Yoga misalnya, atau pendeta2 Hindu di India atau
Jawara2 Banten. Bahkan mereka mampu melakukan hal2 yang tidak masuk akal
seperti duduk diatas paku, terbang melayang, melewati bara api, kebal
tusukan benda tajam dan pukulan benda tumpul dsb.
4. Isian pada benda2, tenaga dalam yang sudah dibentuk dengan sifat2
tertentu dapat disalurkan, ditempatkan, ditinggalkan, diarahkan,
dipancarkan atau dikirimkan : pendeknya diperlakukan sesuka hati siempunya.
Seberapa besar energi yang diberikan bahkan bisa diatur sampai kapan waktu
yang diperlukan / dikehendaki 1 hari, 1 tahun atau bahkan ribuan tahun
(ingat energi adalah abadi dan tidak dapat dimusnahkan kecuali berubah
bentuk). Praktek2 'pengisian' seperti inilah yang disebut pengisian benda2
bertuah, susuk, jimat, sikep, guna2, santet, tenung dsb.
Prinsipnya sama saja seperti 'pagar diri' tadi hanya saja tenaga dalamnya
bukan 'produksi dalam negeri' alias dikasih oleh mbah dukun atau eyang guru
dengan perantaraan jimat, sikep, stroom, kontak dsb. Maka bila barang2 yang
bisa berupa keris, cincin, kalung, ikat pinggang atau apa saja bahkan
sebiji batu kerikil nggak dibawa maka anda akan 'tembus' dipukuli atau
ditusuk orang.
Santet / tenung / guna2 / susuk pun juga demikian caranya, hanya metodenya
dibalik. Kalo jimat esensinya adalah sebuah benda berisi tenaga dalam maka
santet maupun susuk sebaliknya, tenaga dalam berisi benda dan dimasukkan ke
tubuh seseorang. Bila anda rajin nonton film StarTrek dengan mesin
transfernya maka hal ini tampak wajar saja.
Mula2 materi didalam yang sudah 'dibungkus' tenaga dalam, molekulnya diubah
menjadi energi murni oleh tenaga dalam tersebut sehingga keduanya sama2
berbentuk energi, kemudian oleh sang dukun dikendalikan, diarahkan dan
dikirimkan ke 'alamat yang dituju'. Setelah sampai di alamat (perut anda
misalnya) maka bungkusan dibuka dan molekul barang dikembalikan ke bentuk
materi aslinya : misalnya paku berkarat, nah saat itu muleslah anda
seketika, perut kembung dan dokter terbelalak kaget begitu melihat hasil
rontgen 'onderdil' anda hehehe.
Cara lebih sadis apabila materi dikembalikan ke bentuk asal namun energi
pembawa (carrier) tidak diambil alias ditinggalkan untuk menutupi 'jati
diri' barang titipan tsb. akibatnya peralatan paling canggih sejagat
sekalipun nggak mampu mendeteksinya sedangkan para dokter ahli sudah angkat
tangan dengan penyakit 'kembung' yang anda derita.
Hal ini setali tiga uang dengan bila anda melihat atraksi di TV dimana
orang yang ditutup matanya mampu melempar pisau tanpa meleset, jadi penjaga
gawang, bersepeda bahkan membaca ! Very easy, karena tenaga dalam yang
sudah dilatih sedemikian rupa dapat dibentuk / diwujudkan sebagai radar
pendeteksi : peka terhadap warna, gerakan, benda2, suara dsb. pendeknya
anda praktis seperti kelelawar tak bermata tapi tak pernah hilang arah,
nubruk atau salah alamat masuk rumah tetangga ! Ini yang sering disebut
sebagai indera keenam ...
5. Sebagai seni bela diri. Bila anda menguasai silat, kungfu, karate,
kempo, taekwondo, aikido dsb. maka jurus2 anda akan sangat mematikan bila
dibarengi dengan penyaluran tenaga dalam. Bahkan gerakan bisa menjadi lebih
efektif, kuat dan akurat. Tenaga dalam juga bisa difungsikan sebagai
senjata jarak jauh maupun 'tipuan' kepada lawan.
6. Isu lainnya seputar tenaga dalam adalah aura tubuh atau pancaran sinar
tubuh manusia. Manusia selain memiliki tenaga dalam tersembunyi juga
memiliki pancaran energi disekeliling tubuh yang dihasilkan oleh aktifitas
sel dan emosi. Bentuknya adalah suatu energi statis yang bersifat pasif
dan berbeda dengan tenaga dalam yang dinamis dan bisa 'dibikin aktif'.
Aura adalah energi yang muncul karena adanya aktifitas sel2 dipermukaan
tubuh dan sifatnya berubah2 sesuai dengan aktifitas emosi, syaraf dan
kegiatan (impuls2 neuron) otak. Bila tubuh sedang sehat aura akan terpancar
kuat, intensitasnya tinggi dan berwarna terang (aktifitas aura ini bisa
dibuktikan secara kimiawi - foto dan memang memiliki sifat2 warna)
sebaliknya bila tubuh lemah aura akan menjadi redup dan melemah
intensitasnya. Pada orang mati auranya akan hilang dan berwarna gelap
karena aktifitas selnya berhenti.
Bila anda telah berlatih intens tenaga dalam atau konsentrasi 'kepekaan
rasa' serta memasang terus menerus 'radar' yang anda miliki dan melakukan
pelacakan pancaran energi manusia (aura tubuh) maka dengan mudah anda akan
dapat mengenali berbagai macam ekspresi emosi. Bagaimana tipe pancaran,
intensitas, kepekatan aura orang yang sedang marah, sedih, kasmaran,
tertarik / nafsu pada suatu hal, berbohong, bergembira, putus asa dsb.
serta menemukan apa penyebab rangsangan emosi itu.
Setiap orang tentunya berbeda tergantung kepekaan masing2 ada yang
bergembira kala melihat suatu benda ada yang justru sedih. Ada yang jatuh
cinta pada orang periang namun ada pula yang benci. Lebih jauh lagi anda
akan dapat melihat seseorang akan terpikat, tertarik, jatuh cinta atau
bahkan membenci orang yang memancarkan sifat2 aura
tertentu, atau benda2 yang memancarkan sifat2 energi tertentu.
Misalnya cowok A tertarik pada cewek B karena cewek B memancarkan aura yang
bersifat lembut, berwarna terang dan memancarkan energi bersifat dingin.
Sedang Bapak C sangat menyukai benda2 yang memancarkan energi panas dan
bersifat keras. NAH INILAH KUNCINYA.
Bila anda sudah memahami hal ini maka anda boleh cepat2 buka praktek
sebagai dukun pengasihan, pemikat, pelaris dagangan dsb. Seorang dukun
penglarisan biasanya akan menanyakan : barang apa yang dijual (untuk
identifikasi sifat2 asli benda, energi yang dipancarkannya), bagaimana
orangnya (identifikasi sifat2 pribadi dan energi yang dipancarkan pedagang
tsb.).
Selanjutnya dukun akan memberikan jimat yang berisi energi yang memberi
pengaruh menarik perhatian orang kebanyakan dalam radius tertentu. Sehingga
gelar dagangan si penjual seolah2 selalu laris karena banyak pengunjungnya.
Setelah orang berkumpul menonton 'etalase' kemudian jimat kedua beraksi,
jimat ini berisi energi yang mampu menarik / merangsang aktifitas aura /
emosi 'ingin memiliki' sehingga orang disekitar tempat tersebut seolah2
ingin membeli / memiliki barang dagangan tsb. tanpa disadarinya bahkan
sesampai di rumah atau dalam perjalanan bisa jadi berubah menyesalinya !
Dukun yang meramal nasib, pekerjaan (konsultan karir) akan menanyakan : apa
jenis pekerjaan yang diinginkan (identifikasi tipe2 pancaran aura dan
energi yang menyertai kebanyakan orang yang bekerja pada bidang tertentu,
pedagang misalnya punya pancaran aura positif, hangat dan menarik). Bila si
pasien ingin berdagang namun ternyata dirinya memancarkan aura dan energi
yang rata2 (umumnya) orang cenderung tidak menyukai (pancaran negatif,
galak, sinis, mudah curiga dsb.) maka sang dukun akan menyarankan si pasien
untuk mengurungkan niatnya dan memberikan alternatif pekerjaan baru yang
lebih sesuai : SATPAM hahahaha
Setali tiga uang dengan dukun guna2, pemikat dan pengasihan. Anda ditinggal
pacar misalnya, maka diminta untuk membawa foto sang kekasih (foto biasapun
bila diamati secara cermat oleh mata yang terlatih akan terlihat auranya
walau tidak begitu jelas), benda2 yang dimiliki (untuk menjelaskan -
identifikasi sifat2 energi yang disenangi pemiliknya) bahkan rambut atau
kukunya (sangat jelas, rambut dan kuku memiliki sel hidup yang tentunya
membawa aktifitas aura yang sama / identik dengan si empunya). Kalo melihat
bahwa diri anda memancarkan aura dan energi yang karakternya tidak disukai
oleh sang pacar maka terpaksa dukun akan memberi jimat yang berisi energi
yang minimal menetralisir tipe pancaran anda kemudian memalsukan /
kamuflase dengan pancaran yang sesuai dan disenangi oleh pacar anda.
Cara lain mungkin anda disuruh mandi dengan air kembang yang dijampi2
(isinya energi yang sama seperti di jimat) sehingga diharapkan energi dari
si mbah dukun dapat 'meresap' ke dalam sel2 anda melalui permukaan kulit
atau disatukan melalui metabolisme tubuh lewat jamu atau minuman 'racikan
si embah'. Minuman dan racikan serupa juga harus anda berikan 'sembunyi2'
kepada mantan pacar anda. Maka ketika 'mantan pacar' bertemu kembali,
menelan makanan / minuman yang sudah dicampur dijampi2, tahu2 langsung
terpikat kembali, klenger, jatuh cintrong mendadak dan tergila2 pada anda.
Tapi ingat metode 'penyertaan' kedalam metabolisme tubuh sehingga menyatu
di sel2 melalui makanan / minuman memiliki umur yang terbatas. Seperti
diketahui sel2 anda atau pacar anda setiap periode tertentu mengalami
pergantian secara alamiah, yang rusak diganti baru ... nah seiring dengan
waktu 'jampi2 si mbah' ikutan larut dong diekskresikan lewat keringat, air
seni dsb. (namanya juga metabolisme). Maka lunturlah guna2 tsb. dan anda
perlu kembali ke mbah dukun untuk memperbaharui 'cinta' sang pacar. Hehehe
maka terjadilah ketergantungan pasar terhadap produsen, makin untunglah si
embah dukun hahahaha
SATU HAL YANG SANGAT JELAS :
Untuk menguasai satu 'trik' saja seperti 'radar' pendeteksi benda2 atau
'mengisi' benda2 apalagi mempelajari psikologi orang lewat identifikasi
pancaran aura dan energi (tenaga dalam) seseorang diperlukan waktu yang
sangat lama, intensitas latihan yang tinggi dan periodik serta bakat : ada
banyak orang yang tingkat konsentrasinya rendah dan hanya sedikit saja yang
punya tingkat konsentrasi tinggi sehingga bisa mencapai penguasaan terhadap
alam bawah sadar-ini yang dimaksud sebagai bakat !
POKOKNYA : Untuk menjadi 'SAKTI' anda perlu ketekunan, keseriusan, bakat
dan KEBERUNTUNGAN. Sama halnya dengan bidang2 lain yang umum di dunia ini.
Inilah keadilan Tuhan : MANUSIA ITU SERBA TERBATAS !
(bersambung)
---------------------------------
Manusia tempat salah, Allah tempat berlindung, mencari kebenaran, memohon
pertolongan dan ampunan. Sesungguhnya Allah Maha Pemberi Petunjuk pada
orang2 yang berusaha. Subhanallah ...
Wassalamualaikum Wr. Wb.
0 komentar:
Posting Komentar
Trima kasih untuk pesan dan kesan anda